Langkah Membangun Rumah dengan Bantuan Kontraktor

Setiap orang tentunya mempunyai keinginan untuk membangun tempat tinggal yang tidak hanya nyaman. Tetapi juga indah dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Jadi jika ingin menjual rumah tersebut tetap bisa untung. Akan tetapi membangun rumah sesuai impian bukanlah hal mudah. Sebab ada banyak hal penting yang harus dipertimbangkan dengan baik sebelum membangun rumah. Mulai dari memikirkan anggaran, material, dimana lokasinya, dan masih banyak lainnya. Akan lebih menguntungkan jika Anda bisa bekerja sama dengan kontraktor yang sudah berpengalaman.

Nah untuk Anda yang ingin membangun rumah, akan lebih baik jika dibantu oleh kontraktor. Berikut ini langkah mudah membangun rumah dengan bantuan kontraktor.

  1. Menentukan Lokasi, Anggaran & Konsep Rumah

Tahap pertama yang harus dipertimbangkan dengan baik saat akan membangun rumah adalah menentukan dengan baik lokasi, anggaran dan konsep rumah seperti apa. Saat sedang menentukan 3 hal ini, pastikan untuk mempertimbangkan hal lain yang juga menjadi prioritas. Rumah yang dibangun ini nantinya akan memengaruhi aktivitas dalam sehari-hari, baik sendiri atau bersama keluarga. Misalnya mempunyai rumah cukup besar dan harganya lebih murah, lokasinya mungkin cukup jauh dari pusat kota. Jadi pertimbangkan jarak dari rumah ke tempat umum seperti sekolah, pusat kesehatan, pusat perbelanjaan, dan lainnya.

  1. Membuat Gambar Layout Bersama Arsitek

Apabila sudah mempunyai gambaran mengenai model dan layout rumah yang diinginkan. Maka saatnya mencari arsitek yang bisa membuat gambar rumah impian Anda ke dalam kertas. Sebelum arsitek membuatkan gambar, sebelumnya akan melewati proses konsultasi terlebih dahulu. Di dalam proses konsultasi ini, Anda nantinya akan diminta menggambarkan dengan detail mengenai rumah yang diimpikan. Mulai dari berapa jumlah kamar, bagaimana posisi ruangan, warna, jendela bentuknya seperti apa, dan masih banyak lainnya. Oleh sebab itulah sebelumnya Anda harus melakukan riset dan menunjukkan referensi mengenai desain yang diinginkan pada arsitek pilihan.

  1. Konsultasi dengan Kontraktor & Menyusun RAB

Jika sudah mempunyai gambar rumah dari arsitek pilihan, maka waktunya melakukan konsultasi dengan kontraktor yang sudah dipilih. Di proses ini, kontraktor nantinya akan memastikan kembali kebutuhan klien. Mulai dari anggaran, kapan target rumah selesai, bahan bangunan yang digunakan, dan masih banyak lainnya. Selain itu juga pihak kontraktor akan menjelaskan dengan baik mengenai proses kerja atau tahapan dalam membangun rumah. Serta hal apa saja yang harus dipersiapkan oleh klien nantinya. Gambar kerja ini nantinya akan diserahkan pada tim kontraktor untuk dihitung. Nah dari sini, kontraktor akan mengajukan RAB (rencana anggaran biaya) proyek pembangunan rumah Anda.

  1. Mengurus Legalitas Pembangunan

Setelah RAB yang diajukan kontraktor pada Anda disetujui, maka saatnya untuk membuat perjanjian kontrak pembangunan rumah. Dengan dimilikinya perjanjian ini maka dimaksudkan bahwa kedua belah pihak mengetahui tanggung jawab dan konsekuensi. Selanjutnya adalah mengurus surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang bisa memakan waktu sekitar 3 – 4 bulan. Dalam proses pembuatan surat IMB maka membutuhkan dokumen seperti berikut ini;

  • Laporan data & analisa kondisi, dan situasi tanah
  • Bukti status kepemilikan hak atas tanah atau perjanjian pemanfaatan tanah
  • Dokumen pernyataan bahwa tanah tidak dalam status sengketa
  • Surat pemberitahuan pajak terutang bumi dan bangunan (SPPT-PBB) tahun berkenaan
  • Gambar IMB, dan dokumen lain yang mendukung

Semakin lengkap dokumen yang dimiliki, maka proses mendapatkan surat izin pun nantinya akan semakin dimudahkan.

  1. Proyek Pembangunan Dikerjakan

Semua dokumen yang sudah diurus dan pembayaran progress pertama dilakukan. Maka proyek pembangunan rumah bisa dikerjakan oleh kontraktor. Nantinya kontraktor akan mulai dengan memilih dan memesan bahan bangunan, mendatangkan tukang berpengalaman, dan proses pembangunan pun akan berjalan.

  1. Memantau Progress Pembangunan Rumah

Untuk memastikan jika proyek pembangunan rumah berjalan lancar sesuai batas waktu yang sudah disepakati. Maka kontraktor akan memberikan update progress di lapangan pada Anda. Namun akan lebih baik jika bisa menyempatkan diri mendatangi lokasi pembangunan untuk melihat apakah progress berjalan sesuai atau tidak. Jika nantinya ada hal yang tidak sesuai dengan keinginan, maka bisa melaporkan pada pihak kontraktor. Anda bisa mendatangi lokasi pembangunan ini setidaknya 2 – 3 seminggu sekali. Saat proses pembangunan rumah berjalan lancar, maka pembangunan rumah akan terwujud dan siap untuk ditempati.

Tips Penting Dalam Memilih Bahan Bangunan Rumah

Pemilihan bahan bangunan yang akan digunakan untuk membangun rumah juga merupakan hal penting. Saat bahan bangunan rumah yang dipilih benar-benar berkualitas. Maka rumah impian yang Anda inginkan akan terbentuk dengan tahan lama dan awet untuk ditinggali dalam jangka waktu lama. Nah berikut ini beberapa tips penting dalam memilih bahan bangunan untuk rumah.

  1. Memilih Batu Bata Merah Bertekstur Keras

Batu bata merah dipakai untuk membuat struktur dinding bangunan dan diberikan pelapis atau plesteran lagi. Perlu diketahui bahwa bata merah mempunyai sifat menyerap panas dengan baik, jadi akan membuat rumah jadi lebih sejuk. Akan lebih menguntungkan jika memilih batu bata merah dengan tekstur keras, ukuran sedang dan tidak mudah retak. Tingkat kekuatan batu bata bisa diketahui dengan mengetuk menggunakan potongan besi. Apabila mendengar suara nyaring, maka batu bata mempunyai kualitas baik.

  1. Kayu Konstruksi Cukup Kuat

Kemudian ada kayu yang bisa digunakan untuk kaso, kusen, pintu, batang jendela dan penyangga kaca jendela untuk bangunan rumah. Di pasaran terdapat beragam jenis kayu yang bisa dipilih, tetapi bukan berarti bisa memilih begitu saja. Dalam pemilihan jenis kayu ini harus mempunyai kadar air dibawah kisaran 20% dan cukup kuat menahan beban atau getaran tumbukan tiba-tiba. Tidak hanya itu saja, kayu berkualitas tidak akan mudah rusak dan kuat dalam menahan beban.

  1. Pilih Genteng dengan Teliti

Saat membuat rumah, jangan lupa pada atap karena ini sangat penting. Saat ini sudah banyak genteng bertebaran di pasaran. Mulai dari bentuk, harga, kualitas dan bahan pun semakin bervariasi. Dalam memilih genteng ada beberapa hal penting yang juga harus dipertimbangkan dengan baik. Diantaranya adalah memilih yang sesuai kekuatan rangka, pilih genteng dengan kondisi fisik bagus, dan gunakan satu ukuran saja.

  1. Membeli Semen Berkualitas

Di pasaran, semen juga banyak dijual dengan berbagai merek dan harga. Semen sendiri merupakan bahan material penting dalam pembangunan rumah. Ini dikarenakan digunakan untuk membuat pondasi seperti plesteran, acian, sampai memasang keramik. Idealnya, semen berkualitas mempunyai tekstur lembut dan butiran bisa terurai ketika dipegang. Jangan sekali-kali membeli semen yang sudah mulai menggumpal dan terlihat kasar.

  1. Memastikan Pasir yang Berkualitas

Terakhir adalah memastikan dengan baik bahwa pasir yang dibeli benar-benar berkualitas. Sebab pasir juga tidak kalah penting untuk digunakan dalam pembangunan rumah. Ciri pasir yang baik adalah bebas dari unsur lumpur, tanah, dan sampah. Apabila pasir mengandung lumpur dan lainnya, maka akan melemahkan struktur dan pemborosan pemakaian semen.